Bawang Merah

Oleh : Andriyanto *)

Bawang merah adalah salah satu tanaman yang cukup terkenal. Peranannya sebagai salah satu rempah dapur, menjadikan tanaman ini memiliki peranan yang cukup penting dalam dunia kuliner.

Bawang merah – onion atau Brambang (Allium ascalonicum L.) adalah nama tanaman dari familia Alliaceae dan nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi dari tanaman bawang merah merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia. Bawang merah ini memiliki aroma menyengat karena kandungan sulfat adil, yaitu zat belerang yang sudah menguap.

Merupakan tanaman semusim dan memiliki umbi yang berlapis. Tanaman mempunyai akar serabut, dengan daun  berbentuk silinder berongga. Umbi terbentuk dari pangkal daun yang bersatu dan membentuk batang yang berubah bentuk dan fungsi, membesar dan membentuk umbi berlapis. Umbi bawang merah terbentuk dari lapisan-lapisan daun yang membesar dan bersatu. Umbi bawang merah bukan merupakan umbi sejati seperti kentang atau talas.

Bawang merah bukan hanya berguna sebagai bumbu masakan. Tidak kalah dengan bawang putih, bawang merah juga memiliki manfaat yang berlimpah bagi kesehatan tubuh. Firman Allah :

“….Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Robbmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya.” (Al-Baqoroh [2]: 61)

 

Kandungan Gizi Bawang Merah:

Kandungan Gizi dalam 100 gram Kandungan Gizi dalam 100 gram
Energi 166 kJ (40 kcal)Karbohidrat 9,34 gGula 4,24 g

Diet serat 1,7 g

Lemak 0,1 g

jenuh 0,042 g

monounsaturated 0,013 g

polyunsaturated 0.017 g

Protein 1,1 g

Air 89,11 g

Vitamin A equiv. 0 mg (0%)

Thiamine (Vit. B1) 0,046 mg (4%)

Riboflavin (Vit. B2) 0,027 mg (2%)

Vitamin B6 0,12 mg (9%)Niacin (Vit. B3) 0.116 mg (1%)Folat (Vit. B9) 19 mg (5%)

Vitamin B12 0 mg (0%)

Vitamin C 7.4 mg (12%)

Vitamin E 0,02 mg (0%)

Vitamin K 0,4 mg (0%)

Kalsium 23 mg (2%)

Besi 0,21 mg (2%)

Magnesium 0,129 mg (0%)

Fosfor 29 mg (4%)

Kalium 146 mg (3%)

Sodium 4 mg (0%)

Seng 0,17 mg (2%)

 

Manfaat Gizi Bawang Merah

  • Mengandung glukonin yang membatasi kadar gula pada darah, mengimbangi kerja insulin.
  • Alkohol bawang merah berguna untuk busung air (edema), mencerai beraikan hati, terbukanya perut, pembengkakan anal, dan beberapa penyakit jantung.
  • Ari-arinya yang segar dapat membunuh kuman pada mulut dan pada usus. Berguna untuk perangsang pembuluh darah, dan radang akibat serangan jantung, penyakit gula, sangat ampuh mengenai pembesaran prostat dan pengokohan gejalanya.
  • Jika bawang merah dikonsumsi mentah, menyembuhkan penyakit ngompol berat (enuirsius), zat pembantu pencernaan.
  • Jika disantap dengan roti murni dan keju, juga bermanfaat mengatur sistem lemak.
  • Untuk mempermudah pencernaan, kulit harus dimasak.
  • Jenis sulfat yang terdapat pada bawang merah menginduksi ginjal jika dimakan mentah, tapi jika dimasak akan mencegah fungsinya.
  • Kandungan zat yang terdapat pada bawang merah juga mampu membunuh mikroba diphteria, amoeba disentri dan mikroba TBC.
  • Yang paling penting, dalam tinjauan gizi, bawang merah merupakan prebiotik alamiah yang baguskarena mengandung frukto oligo sakarida.

Kandungan lain Bawang Merah

  • Saponin (Zat ini bisa membantu untuk mengencerkan dahak ketika terkena batuk)
  • Flavongoksida (Zat yang ampuh membunuh bakteri, sehingga sering digunakan untuk pengobatan luka dan infeksi agar tidak meradang)
  • Minyak Atsiri (Aroma khas yang jika dihirup dapat menghilangkan pusing juga mengembalikan kesadaran ketika pingsan atau mabuk perjalanan, berguna untuk pemijatan saat mengeluarkan angin dari perut dan melancarkan peredaran darah.
  • Antibiotik  (konon, lebih kuat di banding penisilin  dan aeromisin,asid karbrid. Bahan yang bisa menambah vitalitas seksual, serta bahan jalokatein, yang berfungsi membatasi kadar gula dalam darah dan mengembangkan insulin.
  • Peptida (berguna juga untuk mengurangi kadar gula dalam darah, sehingga bawang merah jugabisa mengobati diabetes)

 

Beberapa Resep Tradisionil Bawang Putih

  • Menghilangkan Mata Ikan pada Kaki

Caranya, potong bawang merah menjadi potongan-potongan kecil, lalu balurkan potongan-potongan tersebut langsung pada mata ikan, dan balut dengan perban. Lakukan hal ini pada sore hari dan biarkan sampai besok pagi. Lakukan hal ini sampai mata ikan benar-benar terlepas, lalu cucilah dengan air hangat dan sabun.

  • Menyembuhkan Susah Buang Air Kecil

Dengan mengkompres bawang merah yang telah dihaluskan pada bagian atas ginjal dan kantung kemih, dapat memperlancar buang air kecil.

 

  • Menyembuhkan Radang Paru-Paru dan Mengencerkan Dahak

Kompres bawang merah yang telah dihaluskan pada bagian dada untuk mengencerkan dahak pada saat kita mengalami batuk rejan dan juga dapat menyembuhkan radang pada paru-paru.

  • Anti Radang dan Pembunuh Bakteri

Air bawang merah yang telah diperas dapat digunakan sebagai antibiotik yang mencegah radang dan pembunuh bakteri pada luka. Balurkan air bawang merah tersebut pada bagian luka yang telah dibersihkan.

  • Obat Cacing

Untuk menghilangkan cacing pada anak-anak, bawang merah dapat dibuat dengan cara menyeduh bawang merah yang telah dipotong kecil-kecil, simpan satu malam dan minumkan pada siang harinya dengan dicampurkan madu. Lakukan hal ini setiap hari pada pagi hari, sampai seluruh cacing benar-benar keluar semuanya.

  • Sembelit :
  • Siapkanlah bawang merah, yang sudah di hancurkan sebanyak setengah gelas, satu gelas susu, kemudian di larutkan. Minumlah campuran tersebut setiap pagi sampai sembelitnya hilang.
  • Tekanan darah tinggi

Satu siung bawang merah dikupas dan dicuci bersih. Siung yang sudah bersih dimakan utuh atau dalam bentuk potongan. Selain itu, bawang merah tersebut juga dapat dimakan sebagai campuran acar mentimun

  • Luka/ bisul pada kulit

Sebanyak satu siung bawang merah dibersihkan dan dicuci bersih. Kemudian siung yang sudah bersih dihancurkan dengan cara digerus. Hancuran bawang merah dibubuhkan atau ditempelkan ke bagian yang luka atau bisul pada kulit.

  • Masuk angin

Umbi bawang merah dikupas, lalu dibelah, dan dikerokkan ke kulit badan. Selain itu, bawang merah dapat diremas dan dicampurkan ke minyak kelapa. Campuran itulah yang digunakan untuk kerokan. Bawang merah mentah yang seperti pada acar juga dipercaya mampu membantu mengatasi serangan masuk angin.

Bagaimanapun yang alamiah jauh lebih baik dari pada yang buatan 

*) Direktur Akademi Gizi Surabaya

1,624 total views, 1 views today

comments

You may also like...